WISUDA PASCASARJANA KE-24, PROGRAM PROFESI KE- 18 PROGRAM SARJANA KE-87, DAN PROGRAM DIPLOMAT KE-28
Oleh: Liany Wulan Asih
Sidang terbuka senat universitas riau dalam rangka wisuda pascasarjana ke- 24, program profesi ke-18 program sarjana ke-87, dan program diploma ke- 28 telah terselenggarakan pada sabtu (26/02) lalu di depan gedung rektorat UR. Acara yang bertajuk ‘’ siap unggul dalam setiap tantangan ‘’ ini dimulai tepat pukul 09.00 WIB.
Pada wisuda kali ini universitas riau kembali melepaskan para sarjana sebanyak 1.197 orang wisudawan yang terdiri dari beberapa fakultas antara lain pascasarjana sebanyak 80 orang, FISIP 73 orang, FEKON 273 orang, FMIPA 81 orang, FAPERIKA 41 orang, FKIP 427 orang, FAPERTA 52 orang, FAKULTAS TEKNIK 41 orang, FAKULTAS KEDOKTERAN 41 orang dan terakhir PSIK sebanyak 88 orang wisudawan. Itu artinya sejak tahun 1962 hingga sekarang, universitas riau telah menghasilkan lulusan sebanyak 52.336 orang sarjana yang sudah tersebar di berbagai institusi dunia usaha, pendidikan dan birokrasi kepemerintahan.
Predikat cumlaude se- UR dari tingkat pascasarjana berhasil dicapai oleh Noor Fuad dari program studi (prodi) ilmu lingkungan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK): 4,00 sementara cumlaude ke dua diraih oleh M.Anis Prasetio Santoso dari prodi kajian perkotaan/ sosiologi dengan IPK: 3,93 lalu disusul cumlaude ke tiga, yakni Rochimah Nugrahini S Hut dari prodi ilmu lingkungan dengan IPK: 3,86.
Lalu predikat cumlaude tingkat sarjana yakni, yenni anita dewi dari prodi akuntasi tampil sebagai predikat cumlaude pertama dengan indeks prestasi komulatif (IPK): 3,89. kemudian disusul sri rahayu dari prodi akuntasi sebagai cumlaude kedua dengan IPK: 3,79. Dan zuhafizah sebagai cumlaude ketiga dengan IPK: 3,78.
Kemudian dari tingkat diploma (D3), predikat cumlaude pertama disandang oleh janifa ristawati prodi akuntasi, dengan IPK: 3,94 dan cumlaude kedua disandang oleh ryan anggrainy prodi akuntasi dengan IPK: 3,91. Lalu diikuti sri wahyudhanis hadis dari prodi manajemen informatika dengan IPK: 3,68.
Rektorat UR Prof Dr ashaluddin jalil MSc, dihadapan wisudawan dalam sambutannya menyatakan, saat ini universitas riau memiliki 1076 dosen tetap yang tersebar di 9 fakultas dan 1 program studi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 252 orang (23%) diantaranya bergelar sarjana dan yang setara, 720 orang (67%) bergelar magister, 93 orang (9%) bergelar doktor, spesialis dua sebanyak 1 orang, spesialis satu sebanyak 8 orang dan D4 berjumlah 2 orang.
Kemudian, berbicara tentang status dan peringkat akreditas program studi di lingkungan riau hingga pada tahun 2010. Universitas riau memiliki 48 program studi jenjang sarjana dengan 36 program studi yang telah terakredisi. Sementara 10 program studi masih baru dan 2 program studi sedang dalam penyusunan dokumen. Dari 48 program studi yang terakreditasi: program studi terakreditasi A sebanyak 6,25% sementara program studi yang terakreditasi B berjumlah sebanyak 58,3%. Untuk program studi yang telah terakreditasi C berjumlah sebanyak 10%. Lebih lanjut, pada program studi di jenjang diploma berjumlah sebanyak 40% yang sudah terakreditasi, serta pada program profesi terdiri dari satu program profesi yang telah terakreditasi B.
Peringkat ini tentu saja menggambarkan bahwa universitas riau memang sebuah institusi pendidikan tinggi yang bermutu dan berkualitas, sehingga layak pula sebagai institusi yang telah diturut mencerdaskan dan mengembangkan pendidikan bangsa sesuai dengan relevansi visi dan misi pendidikan nasional yang telah diamanatkan.
Selain itu AJ juga menyampaikan ‘’ bahwa UR telah bekerjasama dengan universitas luar negeri yaitu kyoto universitasy (jepang) yang pada saat sekarang ini kita telah mendapat dana penelitian senilai 109 juta dan bila kita lihat dari berbagai sumber dana penelitian tiga tahun terakhir ini antara lain: biaya dari perguruan tinggi (PT) sebesar 4,28 miliar, biaya dari luar perguruan tinggi (PT) sebesar 15,8 miliar dan biaya luar negeri sebesar 109 juta, ‘’ ungkap AJ.
Dengan kondisi yang seperti ini maka semua itu tidak akan pernah terwujud jika tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Terutama dari para alumni yang ikut memberikan kecermelangan bagi universitas. Karena itulah pada momen yang berbahagia ini ‘’ saya menghimbau kepada seluruh pihak, baik instansi pemerintah maupun swasta yang sejalan dengan kemajuan dunia pendidikan, agar kiranya hubungan kerjasama dengan universitas riau dapat lebih ditingkatkan, serta terjalin erat hingga kita bersama mampu mewujudkan cita-cita mulia ini, seiring dengan menyongsong visi-misi universitas riau menjadi universitas riset. ‘’ tutur AJ.
masih didalam tataran meningkatkan relevansi pengembangan dan peningkatan mutu dan kualitas lulusan universitas riau. AJ mengatakan bahwa ‘’ saat ini UR sudah memiliki 42 orang guru besar dan insyaallah pada waktu dekat akan dibutuhkan lagi beberapa guru besar. Karena hampir semua fakultas memiliki guru besar kecuali fakultas kedokteran dan fakultas hukum yang memang belum memiliki guru besar. Harapan kami kedepan kedua fakultas ini sudah memiliki guru besar,’’ harap AJ kemudian.
Lalu AJ menyampaikan harapannya Kepada para wisudawan/wati ‘’ bahwa ketika keluar baik didepan maupun dibelakang, apapun nama yang dipakai almamater harus tetap didukung, oleh karena itu berikanlah kami masukan, berikanlah kami input dan bawalah nama intitusi ini keluar bahwa ikatan alumni UR betul-betul bermanfaat. Dan para wisudawan/wati ingatlah bahwa anda masih memerlukan perjuangan lebih lanjut, khususnya diploma masih membutuhkan pendidikan ke D4 atau S1, S1 masih memerlukan jenjang S2 jika anda mau, dan S2 masih memerlukan S3. Itu semua merupakan jenjang akademik yang ada di setiap perguruan tinggi. S2 Masih memerlukan peningkatan dan peningkatan itu ada ditangan anda. Saya juga berterimakasih untuk semua pihak yang ada semoga wisuda ini semakin bagus kedepan,’’ ujar AJ panjang lebar sela mengakhiri pidato.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar